DISTRIBUSI! Mungkin ada beberapa yang belum mengerti istilah ini? Menurut mbah google “ Distribusi  adalah salah satu aspek d...

Memilih Saluran Distribusi Terbaik Untuk Bisnis Kita

/
0 Comments

DISTRIBUSI!
Mungkin ada beberapa yang belum mengerti istilah ini? Menurut mbah google “Distribusi adalah salah satu aspek dari pemasaran.Distribusi juga dapat diartikan sebagai kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudah penyampaian barang dan jasa dari produsen kepada konsumen"



Nah, secara arti memang mudah tapi secara praktik sering bikin pusing. Katanya kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar tapi kok tidak lancar? Jadi balik lagi ke materi PROMOSI DULU atau JUALAN DULU?

Membangung saluran distribusi memang harus sedikit mikir. Saya akan ambil studi kasus di bisnis snack yaa. Dalam berdagang snack untung per bungkusnya jarang banget lebih dari 10rb. Rata rata di angka 3-8rb Kalau dibayangkan gimana bisa dapat PROFIT 10jt? harus jual 3000bungkus dulu? Kebayang kan banyak banget tuh.

Banyak sedikit bukan masalah utama jika kita ngerti konsep distribusi. Silahkan dipilih:
A. Mau jual ke 1 orang beli 1
B. atau jual ke 1 orang beli 100?

Pasti pilih B kan? Tapi yang kita perlu ketahui bahwa antara A dan B itu berbeda dalam pemilihan target market. Kalau A lebih spesifik ke end user kalau B lebih ke reseller/agen/distributor (re: mitra). Nah, inilah kuncinya. Apa yang membuat produk anda menarik para mitra?

Kalau hanya jualan sebuah produk, semua orang pasti bisa dan semua produk pasti sama. Yang bisa membedakan hanyalah VALUE. Si A menjual sus kering dengan berbagai macam rasa, si B juga menjual sus kering dengan berbagai macam rasa. Si A memberikan harga lebih murah dan si B memberikan harga yg lebih mahal plus jaminan promosi bagi para mitranya. Kalau kita sebagai calon mitra, akan pilih produk si A atau B? Pasti B. Karena harga tidak bisa membeli sebuah value. Dapat harga murah tapi susah dalam pemasaran. Sama saja rugi. Nah, disinilah perlunya sang owner memahami calon mitra nya seperti apa? Apakah tipe sekali beli saja atau untuk jangka panjang.

Kalau tipe sekali beli, distribusi produk anda harus masal. Karena bergantung pada sebuah momen. Misal sedang viral sus kering karena di endorse seorang artis, maka harus segera cari customer atau mitra sebanyak mungkin sebelum trend penjualan menurun. Sebaliknya jika untuk jangka panjang, ada atau tidaknya sesuatu viral yang terjadi akan tetap konsisten pada SOP.

Enaknya pilih yang mana? Semua enak! Tergantung kita bagaimana. Kalau saya tipe yang menjaga mitra jangka panjang karena saya belum punya power untuk menjadikan produk BOOM sesaat. Kalau kamu punya banyak followers, artis, temen artis, atau sejenisnya mending coba saluran distribusi yang BOOM. Kalau bisa balik modal di hari pertama, sisanya mikir produk baru lagi.

Distribusi kekinian ini harus diterapkan. Khususnya untuk startup yang minim modal. Bayangkan anda menitipkan produk anda di seluruh toko oleh oleh, retail, dll yang di 1 kota Surabaya aja jumlahnya sudah ratusan-ribuan. Beda cerita dengan system  kemitraan. Minimal order bisa kita atur sesuai value yang kita berikan. Contoh:

Paket reseller min. order 25pcs harga 50rb/pcs
Paket agen min. order 100pcs harga 40rb/pcs
Paket distributor min. order 1000pcs harga 20rb/pcs

Nah, kalau harganya segitu (mahal) maka target kita bukan lagi end user. Tapi lebih spesifik ke orang yang punya uang dan ingin belajar jualan. Karena kita punya value membimbing mereka dalam penjualan dan promosi. Biasanya yang beli adalah distributor besar, pegawai kantoran, ibu rumah tangga, pokoknya yang punya uang jutaan nganggur :D

Enaknya system kemitraan dalam distribusi kekinian adalah kita bisa ambil CASH KERAS. Ga ada lagi kongsinyasi, bayar mundur, dll. Kuncinya kita tetap mengedepankan VALUE ketimbang mencari PROFIT semata. Sanggup? Sekarang mikir dan catat di kertas, jika anda ingin menerapkan distribusi kekinian, apa VALUE bisnis anda untuk para mitra atau konsumen?



You may also like

No comments:

Total Pageviews

Powered by Blogger.